Fiksi sederhana yang terlahir dari coretan, curahan, dan harapan hidup seorang Run yang tak pernah ternilai.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
[Puisi] Napas Agustus
Napas-napasku adalah hidupku Napas yang bertiup dari rahmat-Nya Napas yang diperjuangkan ayah dan ibu Napas yang diaminkan puluhan doa Mungk...
-
Tujuh "Pagi, Mbak." Sapaan halus itu mengelus lembut telinganya. Ajeng menoleh. Ia urun...
-
“Kamu nggak apa-apa, Grace?” Lagi-lagi aku mendapatinya tengah bersedih. Raut wajah datarnya terlihat murung. Sebetulnya ...
-
Dua Haruskah ? Dicta menatap adiknya ragu. Ringgo meliriknya sekilas. Ia tak berani mengganggu abangnya. ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar